jump to navigation

Tegangan Induksi April 4, 2010

Posted by elektromagnetika in Elektro - Magnetika.
trackback

Oerstedt menunjukkan fenomena, secara eksperimen, sebuah kawat yang dialiri arus listrik akan membangkitkan medan magnet. Medan magnet yang dihasilkan besarnya berbanding langsung dengan arus yang menciptakannya. Jadi jika arus listriknya konstan, medan magnet yang terbentuk juga konstan dengan waktu. Jika arus listriknya berubah dengan waktu maka medan magnet berubah dengan waktu seperti arus.

Faraday yang mempelajari riset ini, tertarik untuk mendapatkan hal yang sebaliknya. Bisakan dengan medan magnet didapatkan tegangan listrik ?. Setelah lama berusaha dengan menemui kegagalan demi kegagalan, akhirnya dengan bantuan medan magnet yang berubah dengan waktu, dia bisa mendapatkan tegangan induksi.

Tegangan induksi ini dihasilkan sebenarnya bukan langsung dari medan magnet yang berubah dengan waktu, tetapi dari fluks magnetis yang berubah dengan waktu (Fluks = medan magnet x luasan yg ditembus medan magnet).

v = – dΨ/dt   , dengan Ψ = μ H . A

Jadi untuk mendapatkan fluks yang berubah dengan waktu, kita bisa mengubah medan magnetnya terhadap waktu, seperti yang terjadi pada trafo (please … trafo tak bekerja untuk DC !!) atau

mengubah luasan yang akan ditembus medan magnet, seperti pada aplikasi generator. Atau keduanya berubah.

Tegangan induksi akan bernilai kecil, karena medan magnet dan luasan tembusannya biasanya kecil. Untuk memperbesarnya, digunakan gulungan kawat sebanyak N, sehingga seperti memperbanyak tembusan tersebut.

v = -N  dΨ/dt

Advertisement

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.